Langsung ke konten utama

Kiat Puasa Sehat dengan Pola 2+4+2

Kiat Puasa Sehat dengan Pola 2+4+2



#AQUA242
#ASUPAN GIZI TEPAT
#RAMADHAN.

               
 sumber gambar: google

Di keluarga kami, minum air putih sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Saking seringnya saya dan anak-anak minum, air galon AQUA cepat sekali habisnya. Bahkan saya menyediakan dua buah botol air putih di kamar agar tidak bolak-balik ke dapur saat ingin minum.
                Saat bulan Ramadhan, konsumsi air putih hukumnya ‘fardu ain’ bagi keluarga kami. Kami yang biasa minum air putih 8 gelas per hari, harus mengubah kebiasaan baik itu menjadi pola minum yang baru yaitu, 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam hingga sebeum tidur, dan 2 gelas saat makan sahur. Seperti yang kami tahu bahwa tubuh kekurangan asupan  cairan saat berpuasa. Bibir kering, kerongkongan haus, dan tubuh terasa lemas. Sulung saya yang sudah puasa full, tetap merasakan efek 13 jam tanpa air putih. Faktanya, menahan lapar lebih mudah daripada menahan haus.
                Menerapkan pola 2+4+2 yang saya sebutkan di atas, ternyata punya tantangan tersendiri. Tantangannya yaitu ketika tergiur untuk minum minuman segar plus manis seperti es sirup, kolak, es kelapa muda, dan sebagainya. Memang setelah minum beberpa teguk air putih, rasanya perut kenyang, kerongkongan segar, tenaga pulih, dan tubuh terasa nyaman. Berbeda saat langsung minum es. Tubuh kita akan kaget menerima minuman dnegan suhu yang berbeda.
                Pada saat awal-awal puasa, tubuh harus beradaptasi dengan pola yang baru. Lambung yang biasa terisi, tiba-tiba menjadi kosong. Ada ketidaknyamanan yang sedikit menghambat ibadah puasa kita berserta aktivitas lain yang tentu membutuhkan energi untuk melakukannya. Namun, setelah beberapa hari terbiasa berpuasa, sistem pencenaan di dalam tubuh bisa berkompromi atas perubahan tersebut. Tak hanya bagi tubuh orang dewasa, kondisi tubuh anak-anak pun bisa terlatih lebih dini dengan berpuasa, dengan hidrasi yang sehat saat Ramadhan.
                Berdasarkan pengalaman, diskusi, dan googling dari sumber terpercaya, saya mencatat kiat-kiat hidrasi sehat saat berpuasa sebagai berikut:
Do (Hal-hal yang dianjurkan untuk dilakukan)
1.      1.  Saat berbuka puasa, minum air putih dulu sebelum meneguk minuman yang lain. Air putih akan mengembalikan ion–ion tubuh yang hilang saat berpuasa, juga  meningkatkan oksidasi lemak sehingga proses pembentukan lemak dalam tubuh akan menurun.
2.      2.  Setelah minum, boleh makan makanan manis seperti kurma, buah, biskuit, tetapi sedikit saja untuk mengembalikan gula darah agar kembali normal saat berpuasa.
3.       3.Imbangi santap buka dan sahur dengan sayur dan buah untuk mencegah konstipasi (sembelit) saat berpuasa. Tidak perlu risau dengan kandungan gula yang terdapat dalam buah sebab kadarnya tidak terlalu banyak dan aman bagi tubuh.
4.      4. Saat santap sahur, pilihlah minuman hangat seperti jahe, susu rendah lemak, dan air putih hangat yang membuat perut nyaman dan siap untuk berpuasa.

Dont’s (hal-hal yang sebaiknya dihindari saat berpuasa.
1.     1.   Tidak disarankan minum minuman manis yang kadar gulanya sangat tinggi, seperti es krim, manisan, kolak, dll sebab bila terlalu banyak kalori bisa menyebabkan obesitas, apalagi dilakukan secara terus-menerus.
2.    2.    Kurangi konsumsi minuman bersoda, kopi, dan teh saat sahur. Soda mengandung banyak pemanis. Kopi mengandung kafein . sedangkan teh bersifat diurektika yang membuat kita lebih sering buang air kecil sehingga membuat perut melilit dan kekurangan cairan (dehidrasi).
3.     3.   Kurangi makanan berlemak seperti daging ayam, sapi atau kambing, dan juga gorengan secara berlebihan sebab mereka mengandung kolesterol. Sebagai alternatif bisa menggantinya dengan daging ikan yang mengandung protein tinggi.
4.    4.    Hindari makan makanan pedas saat sahur dan berbuka arena bisa mengganggu pencernaan.
5.     5.  Jangan tidur setelah subuh sebab saat itu makanan sedang diproses menjadi energi. Jika saat berlangsungnya proses itu kita malah tidur, energi yang sudah jadi , terbuang percuma karena tidak digunakan untuk beraktivitas. Tidur setelah subuh membuat tubuh lemas saat bangun.
6.   6.     Kurangi aktivitas-aktivitas yang menguras tenaga seperti lari jarak jauh, berolahraga terlalu lama, dan berada di bawah paparan sinar matahari yang membuat kita banyak mengeluarkan keringat.
Demikianlah kiat-kiat hidrasi sehat saat berpuasa. Semoga memberikan manfaat bagi pembaca. Tetaplah mengkonsumsi air minum AQUA DANONE yang terpercaya mengandung kebaikan dari alam. Teruskan kebiasaan baik 8 gelas per hari dengan pola 2+4+2 saat berpuasa. Semoga tubuh tetap fit dan sehat di bulan Ramadhan. 

#Tulisan ini diikutkan dalam kompetisi Menulis Blog Ramadhan 2+4+2 dengan tema ‘Asupan Gizi yang Tepat saat Berpuasa’ yang diselenggarakan oleh AQUA DANONE 2015. 

Referensi:



               

Postingan populer dari blog ini

Ngumpul Seru Sekeluarga di Angkringan Mbah Dharmo

Assalamualaikum man teman,
Hari Minggu tanggal 24 Desember 2017 lalu, pertama kalinya kami mengunjungi Angkringan Mbah Dharmo di Ambarawa. Beberapa bulan lalu, saat saya lewat jalan lingkar di malam hari, ada kerlip lampu dari kejauhan. Indah banget. Saya pikir tempat itu semacam cafe alias tempat nongkrong kekinian gitu. Rasa penasaran saya terjawab sudah ketika adik saya mengajak kita semua ke sana. Agendanya ngumpul bareng. Syukuran ulangtahun adik ipar , juga anniversary pernikahan adik yang kelima plus rencana mau memberi kejutan buat ibu. Haha paket lengkap alias all in deh. Mother’s day memang sudah lewat dan kamipun nggak merasa harus merayakan hari ibu. Cuma sesekali ingin memberikan semacam penyegaran buat ibu dari pusingnya membuat raport kurtilas. Hehe.

Kami datang sekitar jam 10.30. Dari jalan lingkar, kami memasuki jalan menuju lokasi. Kanan kiri berupa hamparan sawah. Sebagian padi menguning siap dipanen. Sebagian lainnya baru saja tumbuh dengan warna ijo royo-royo yang …

(Resensi) Novel Guru Aini: Tentang Cita-Cita, Keberanian, dan Idealisme

Judul: Guru Aini Penulis: Andrea Hirata Penerbit: Bentang Pustaka Cetakan: pertama, Februari 2020 Jumlah hal: 336 halaman ISBN: 978-602-291-686-4

Gadis lulusan terbaik itu bernama Desi. Jelita, jangkung, dan cerdas bukan buatan meski berkemauan kuat dan berkepala batu. Orangtuanya juragan terpandang. Dengan berbagai anugerah itu, Desi bisa menjadi apapun yang dia inginkan. Namun tak dinyana, di usianya yang baru 18 tahun, dia sudah mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Desi ingin mengabdi di pelosok desa sebagai guru matematika sebab negeri ini kekurangan guru matematika. Desi tak sedikitpun tergiur oleh karir-karir menjanjikan di luar sana. Menjadi guru adalah panggilan jiwa. Sang ayah memberikan hadiah sepasang sepatu olahraga untuk Desi untuk menggapai cita-citanya. Sepatu istimewa berwarna putih bergaris merah yang menemani perjalanan heroik Desi menuju Tanjong Hampar, hingga bertahun-tahun lamanya mengajar matematika. Sepatu itu terus dipakai dalam segala momen. takkan diganti sebel…

Resensi Novel 'mengejar-Ngejar Mimpi' Dedi Padiku