Langsung ke konten utama

Resep Lumpia ala Mak Syamil


 
sumber: google
hiks. foto dokpri malah ilang 

Bahan:
Kulit lumpia 15 lembar
Wortel 3 buah, kupas, potong dadu kecil-kecil
Kentang 3 buah, kupas, potong dadu kecil-kecil
Daun seledri secukupnya
Daun bawang secukupnya, iris
Merica 10 butir
Bawang putih 4 siung
Bawang merah 1 siung
Garam secukupnya
Tepung terigu 6 sdm
Minyak goreng untuk menumis dan menggoreng

Cara membuat:
1. haluskan bawang merah, bawang putih, merica, dan garam
2. panaskan 2 sdm minyak goreng dan tumis bumbu halus hingga harum
3. masukkan irisan daun bawang dan seikat seledri. Aduk rata.
4. masukkan potongan wortel. Aduk rata. Tuang  sedikit air hingga wortel setengah matang
5. tambahkan potongan kentang, diamkan sebentar lalu aduk hingga keduanya empuk.
6. matikan kompor. Tunggu beberapa saat hingga agak dingin.
7. taburkan tepung terigu dan aduk hingga menggumpal.
8. siapkan lembaran kulit lumpia. Sendok isi lumpia. Gulung. (ulangi langkah in hingga isi dan kulit habis)
9. siapkan wajan. Panaskan minyak goreng. Goreng lumpia hingga kuning keemasan. Angkat, sajikan.


Selamat mencoba!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngumpul Seru Sekeluarga di Angkringan Mbah Dharmo

Assalamualaikum man teman,
Hari Minggu tanggal 24 Desember 2017 lalu, pertama kalinya kami mengunjungi Angkringan Mbah Dharmo di Ambarawa. Beberapa bulan lalu, saat saya lewat jalan lingkar di malam hari, ada kerlip lampu dari kejauhan. Indah banget. Saya pikir tempat itu semacam cafe alias tempat nongkrong kekinian gitu. Rasa penasaran saya terjawab sudah ketika adik saya mengajak kita semua ke sana. Agendanya ngumpul bareng. Syukuran ulangtahun adik ipar , juga anniversary pernikahan adik yang kelima plus rencana mau memberi kejutan buat ibu. Haha paket lengkap alias all in deh. Mother’s day memang sudah lewat dan kamipun nggak merasa harus merayakan hari ibu. Cuma sesekali ingin memberikan semacam penyegaran buat ibu dari pusingnya membuat raport kurtilas. Hehe.

Kami datang sekitar jam 10.30. Dari jalan lingkar, kami memasuki jalan menuju lokasi. Kanan kiri berupa hamparan sawah. Sebagian padi menguning siap dipanen. Sebagian lainnya baru saja tumbuh dengan warna ijo royo-royo yang …

(Resensi) Novel Guru Aini: Tentang Cita-Cita, Keberanian, dan Idealisme

Judul: Guru Aini Penulis: Andrea Hirata Penerbit: Bentang Pustaka Cetakan: pertama, Februari 2020 Jumlah hal: 336 halaman ISBN: 978-602-291-686-4

Gadis lulusan terbaik itu bernama Desi. Jelita, jangkung, dan cerdas bukan buatan meski berkemauan kuat dan berkepala batu. Orangtuanya juragan terpandang. Dengan berbagai anugerah itu, Desi bisa menjadi apapun yang dia inginkan. Namun tak dinyana, di usianya yang baru 18 tahun, dia sudah mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Desi ingin mengabdi di pelosok desa sebagai guru matematika sebab negeri ini kekurangan guru matematika. Desi tak sedikitpun tergiur oleh karir-karir menjanjikan di luar sana. Menjadi guru adalah panggilan jiwa. Sang ayah memberikan hadiah sepasang sepatu olahraga untuk Desi untuk menggapai cita-citanya. Sepatu istimewa berwarna putih bergaris merah yang menemani perjalanan heroik Desi menuju Tanjong Hampar, hingga bertahun-tahun lamanya mengajar matematika. Sepatu itu terus dipakai dalam segala momen. takkan diganti sebel…

Resensi Novel 'mengejar-Ngejar Mimpi' Dedi Padiku