Langsung ke konten utama

Asyiknya Belajar Sejarah Nabi Musa Melalui Cerita





Judul Buku           : Dahsyatnya Kisah Nabi Musa yang Perkasa


Penulis                 : Ummu Rumaisha
Penerbit               : Al Qudwah Publishing
Tahun terbit          : 2015
Jumlah halaman    : 96 halaman

                Membaca buku ‘Dahsyatnya Kisah Nabi Musa yang Perkasa’ ini, pembaca cilik jadi makin pintar lho. Buku ini menceritakan tentang kisah hidup Nabi Musa dari lahir sampai wafat. Dimulai dari sebuah mimpi Raja Firaun yang ditafsirkan bahwa kekuasaannya akan direbut oleh putra Bani Israil. Karena ketakutan, Firaun berkata akan membunuh semua bayi laki-laki yang lahir di negeri itu. seorang ibu bernama Yukabad melahirkan bayi laki-laki yang tampan. Atas perintah Allah, bayi itu dihanyutkan ke aliran sungai Nil. Ternyata Asiyah, istri Firaun lah yang menemukannya. Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Biar tidak penasaran, yuk beli dan baca kisah Nabi Musa yang Perkasa J
                Buku ini diceritakan dengan seru. Semakin menarik karena dilengkapi ilustrasi yang cantik dan full color. Di awal bab, ada firman Allah dalam Al Quran yang anntinya dijabarkan dalan cerita. Di setiap akhir bab ada hikmah yang bisa dipetik, juga kolom ilmu yang berisi kosakata/ vocabulary dalam 3 bahasa: bahasa arab, indonesia, dan inggris. Wah, bikin pembaca tambah pintar ya. Eh tidak Cuma itu. Ada bonus sticker juga lho.
                Yuk, adik-adik kita belajar sejarah Nabi melalui cerita. Insya Allah, buku seri kisah Nabi dan Rasul ini ada lanjutannya yang tak kalah seru dan menarik. Selamat membaca ya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Resensi) Novel Guru Aini: Tentang Cita-Cita, Keberanian, dan Idealisme

Judul                : Guru Aini Penulis              : Andrea Hirata Penerbit            : Bentang Pustaka Cetakan            : pertama, Februari 2020 Jumlah hal        : 336 halaman ISBN                : 978-602-291-686-4 sumber: www.mizanstore.com             Gadis lulusan terbaik itu bernama Desi. Jelita, jangkung, dan cerdas bukan buatan meski berkemauan kuat dan berkepala batu. Orangtuanya juragan terpandang. Dengan berbagai anugerah itu, Desi bisa menjadi apapun yang dia inginkan. Namun tak dinyana, di usianya yang baru 18 tahun, dia sudah mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Desi ingin mengabdi di pelosok desa sebagai guru matematika sebab negeri ini kekurangan guru matematika. Desi tak sedikitpun tergiur oleh karir-karir menjanjikan di luar sana. Menjadi guru adalah panggilan jiwa.             Sang ayah memberikan hadiah sepasang sepatu olahraga untuk Desi untuk menggapai cita-citanya. Sepatu isti

Ngumpul Seru Sekeluarga di Angkringan Mbah Dharmo

ummi dan Sayyida  Assalamualaikum man teman, Hari Minggu tanggal 24 Desember 2017 lalu, pertama kalinya kami mengunjungi Angkringan Mbah Dharmo di Ambarawa. Beberapa bulan lalu, saat saya lewat jalan lingkar di malam hari, ada kerlip lampu dari kejauhan. Indah banget. Saya pikir tempat itu semacam cafe alias tempat nongkrong kekinian gitu. Rasa penasaran saya terjawab sudah ketika adik saya mengajak kita semua ke sana. Agendanya ngumpul bareng. Syukuran ulangtahun adik ipar , juga anniversary pernikahan adik yang kelima plus rencana mau memberi kejutan buat ibu. Haha paket lengkap alias all in deh. Mother’s day memang sudah lewat dan kamipun nggak merasa harus merayakan hari ibu. Cuma sesekali ingin memberikan semacam penyegaran buat ibu dari pusingnya membuat raport kurtilas. Hehe. daftar menu  Kami datang sekitar jam 10.30. Dari jalan lingkar, kami memasuki jalan menuju lokasi. Kanan kiri berupa hamparan sawah. Sebagian padi menguning siap dipanen. Sebagian la

Resensi Novel 'mengejar-Ngejar Mimpi' Dedi Padiku

Judul Buku       : Mengejar-Ngejar Mimpi Penulis              : Dedi Padiku Penerbit            : Asma Nadia Publishing House Jumlah halaman: 324 halaman Tahun Terbit    : Mei 2014 Jungkir Balik Demi Mimpi             Kisah ini berawal dari impian. Mimpi seorang pemuda lugu bernama Dedi yang sejak kecil ditinggal orangtua. Ia menjadi sopir angkot demi bisa makan dan membiayai sekolah. Ia dipertemukan dengan sahabat-sahabat terbaik dan cinta pertama yang kandas, bersamaan dengan kelulusan sekolah.               Mimpinya untuk menjadi orang sukses tak pernah padam, meski suratan nasib mempermainkannya begitu kejam. Meski begitu, ia harus berjuang. Menjemput mimpi untuk bekerja di Jepang. Lagi-lagi, jalan takdir membelokkan arah hidupnya. Ia harus merasakan kembali menjadi sopir, kuli panggul, dan menantang kerasnya hidup di kota Palu dan Manado. Lantas, ibukota pun didatanginya dengan modal nekat, juga sempat berkhianat. Demi bertahan hidup di Jakarta, pekerjaa