Langsung ke konten utama

Serunya Talkshow dan Eksplorasi Dancow Ranch Adventure

Hari ini, Sabtu, 26 September 2015 para emak dan embak anggota komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang, seru-seruan di ADA Setiabudi Semarang. Kami mendapat undangan dari Dancow untuk join talkshow sekaligus launching produk Dancow Excelnutri+ dengan tagline ‘Inovasi Terbaru Nestle Dancow 1+, Lindungi Eksplorasi Si Kecil dengan Nutrisi dan Stimulasi Tepat’.
    Saya dan 9 orang blogger lainnya serta belasan rekan media mengikuti media briefing. Sedangkan anak-anak dan ayahnya main di ranch adventure. Hurray! Selamat bersenang-senang ya nak.
    Dalam talkshow ini, hadir 4 orang pembicara yaitu Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K) , M.Si, seorang dokter spesialis tumbuh kembang anak. Ahli Gizi, Sari Sunda Bulan, AMG. Psikolog, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, serta Nur Shilla Christianto sekaku Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia. Acara makin seru karena dipandu oleh Mbak Shahnaz Haque. Para wartawan dan blogger makin semangat deh berburu ilmu dan informasi, apalagi setelah makan siang dan coffee break, hihi.  

   Talkshow diawali dengan paparan dokter Djatmiko tentang pentingnya nutrisi dan stimulasi di 1000 hari pertama kehidupan si kecil. Itu artinya dimulai dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun usia si kecil. Periode tersebut adalah masa terpenting sebab tidak dapat diulang kembai. Apa yang ditanamkan pada si kecil secara fisik dan psikologis akan mempengaruhi proses pertumbuhannya sampai ia dewasa.
    Menurut beliau, nutrisi dan stimulasi tepat dan berkalanjutan dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal si kecil agar dia tumbuh sehat, ceria, cerdas, kreatif, komunikatif, dan berperilaku baik.
     Agar si kecil tumbuh sehat dan kuat secara fisik, yang dibutuhkan adalah nutrisi lengkap dan seimbang sehingga kekebalan terjaga, otot sehat, tulang kuat, penyakit jauh, dan ia mampu bergerak. Bagaimana menilai si kecil sehat secara fisik? Timbang badan, ukur tinggi, ukur lingkar kepala dan lingkar lengan di posyandu/ puskesmas/rumah sakit terdekat.
Sedangkan cara untuk menumbuhkan aspek psiko-sosial adalah:
-memberi contoh sambil bermain interaktif
-memberi kebebasan si kecil untuk mencoba, mengulang, dan berkreasi
-memberikan kasih sayang dan penghargaan yang tulus
aspek psiko-sosial si kecil dapat terlihat yaitu dia cerdas, ceria, aktif, percaya diri, kreatif, pemberani, dan berperilaku baik. 


Pesan dokter Djatmiko untuk para ayah bunda:
-stimulasi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja
-kalau ingin anak sehat, cerdas, dan kreatif, penuhi nutrisi lengkap dan seimbang (yang mengandung karnbohidrat, protein, serat, dan susu) sehingga fisik dan otak anak siap untuk distimulasi.
-lakukan stimulasi bermain, yaitu dengan memberi contoh dengan kasih sayang. Hal ini dilakukan dari anak bangun tidur hingga tidur lagi.
Berikutnya, ibu Sari Sunda Bulan mengemukakan pentingnya nutrisi sebab nutrisi merupakan penentu pertumbuhan yang sehat dan baik pada si kecil, serta tumbuh kembang otak si kecil. Fakta menyebutkan bahwa:
-Pada usia 1 tahun, anak mencapai 3x berat badan lahir
-Pada usia 2 tahun, tinggi badan anak mencapai 50% tinggi dewasanya.
-Otak sudah mulai terbentuk sejak minggu ketiga kehamilan, maka rencanakan kehamilan dengan baik.
-pada usia 2 tahun, ukuran otak anak sudah mencapai 80% berat otak dewasanya.
-80% sistem daya tahan tubuh terdapat di saluran cerna. Kolonisasi bakteri baik (probiotik) penting untuk pematangan sistem daya tahan tubuh di saluran cerna.
Beliau menambahkan bahwa makanan kita sebaiknya sesuai dengan ‘tumpeng gizi seimbang’ yaitu mengandung karbohidrat, buah/ sayur, lauk pauk dengan yang sejenis dan jumlahnya sesuai yang diperlukan tubuh. Adapun prinsip keanekaragaman pangan meliputi: aktivitas fisik yang cukup, berat badan normal, dan perilaku hidup bersih.
Bagaimana memilih menu seimbang? Variasikan makanan dengan porsi secukupnya yaitu susu cukup 2 gelas per hari, buah 3 porsi, sayur 3 porsi, lauk pauk 2-3 porsi.
Pernah tahu ‘Plate Planner’ untuk si kecil? Yaitu a healthy meal tastes great. Nasi cukup segenggam, lauk setelapak tangan. Ingat ya bunda, gunakan ukuran tangan si kecil.
Dalam pengaturan makan—tambah Bu Sari—diperlukan jadwal makan yang konsisten, jenis makanan yang beragam, dan jumlahnya sesuai. Beliau juga punya tips praktis untuk mencukupi kebutuhan si kecil yaitu sbb:
-Monitor ukuran antropometrial si kecil untuk menentukan gizi si kecil
-pemenuhan ASI hingga 6 bulan, lebih baik lagi sampai 2 tahun
-upayakan kecukupan asupan asam lemak esensial, probiotik, dan prebiotik
-Mencuci tangan sebelum makan, setelah BAB, dan sebelum menyiapkan makanan.
Oh iya penting juga buat para ayah / bunda untuk mengecek label kemasan susu pertumbuhan. Apa saja sih yang dicek? Catat ya: expire date, komposisi nilai gizi, jumlah sajian, presentasi AKG (Angka Kecukupan Gizi).
Bu Sari juga memberikan ilmu dalam menyimpan susu. Karena susu rawan terkontaminasi dengan bakteri, penyimpanan dan pemakaian susu harus tepat. Apa saja itu?
-gunting kemasan aluminium foil sedikit saja dan taruh di wadah kedap udara.
    -simpan wadah di tempat yang sejuk dan kering
    -jika ingin membuat susu untuk si kecil, pastikan sendoknya kering saat mengambil susu.
    -masukkan 3 sendok makan susu ke dalam 1 gelas air matang hangat. (ingat ya Bunda, air dulu, baru susu. Tidak boleh pakai air panas karena akan membunuh bakteri baik)
    -minum susu maksimal 1 jam setelah susu dibuat.
    Ibu Vera Ita menjelaskan pentingnya cinta yang utuh dari bunda. Besarnya cinta bunda akan mengantar anak tumbuh sehat dan gembira. Cinta memberikan apa yang dibutuhkan si kecil di setiap tahap tumbuhkembangnya agar ia menjadi anak sehat yang gembira sehingga dapat bereksplorasi secara optimal dan mandiri.
Bunda perlu mewujudkan cinta secara bijaksana. Berikan yang terbaik sesuai kebutuhan si kecil, bukan hanya memberikan apa yang si kecil suka. Tugas utama anak adalah bereksplorasi untuk memenuhi tugas perkembangan maka bunda harus memberi ruang.
    Ibu Vera Ita memberikan tips dukungan eksplorasi si kecil yaitu:
    -Pastikan lingkungan aman
    -Awasi, bukan batasi. Contoh: memanjat, lompat-lompat, dll
    -Ajarkan contoh dan caranya
    -Dorong si kecil untuk percaya diri
    -Pancing keingintahuannya dengan mengajukan pertanyaan
    -Eksplorasi tak hanya bergerak secara fisik tetapi bisa juga eksplorasi pikiran/imajinasinya.
    Acara talkshow ditutup oleh paparan Ibu Shilla tentang inovasi Nestle serta keunggulan Dancow Excelnutri+. Beliau juga menjelaskan bahwa diadakannya Ranch Adventure ini adalah untuk memberi fasilitas khususnya bagi si kecil untuk bereksplorasi. Ada 5 aktivitas seru yaitu Animal Petting, Fishing Area, Milking Cow, Pony Riding, dan Puzzle. Ayah bunda juga bisa berkonsultasi mengenai tumbuh kembang si kecil kepada ahlinya. Seru banget kan?
    Yuhuuu! Acara berikutnya yaitu ke panggung untuk menyaksikan opera dancow Excelnutri+ yang menarik. Setelah opera usai, balon-balon dan kertas berterbangan. Waah! Panen balon nih.
    Oh ya saya juga sempat melihat foto Shafa dan Syamil menjajal serunya memancing ikan, memberi makan kelinci, mewarnai gambar, berfoto dengan kuda poni. Kak Shafa juga dapat hadiah tempat makan dan minum lho ata keberaniannya menjawab pertanyaan. Last but not least, kami berfoto memakai kostum koboi. Jepret! Jepret!
    Sepanjang perjalanan pulang, bahkan sampai di rumah, mereka masih bersemangat cerita tentang pengalamannya di Ranch Adventure. Alhamdulillah, hari ini kami mendapat banyak ilmu, pengalaman seru bareng keluarga dan teman-teman blogger, serta membawa pulang banyak hadiah J

    Oh ya, bunda bisa juga gabung di Dancow Parenting Center lho untuk konsultasi tumbuhkembang si kecil.
Memberi MAkan Kelinci
                                                                             




Menangkap Ikan

Syamil memerah Susu sapi

Shafa & Syamil Mewarnai


NAik Kuda Poni

Ikan Hasil Tangkapan








   

Postingan populer dari blog ini

Menghafal Qur’an beserta Artinya dengan Metode Al Jawarih

Assalamu'alaikum teman-teman, Menjadi ‘hafidz/hafidzah’ tentu impian dan harapan umat muslim ya. Kalaupun diri sudah tidak merasa mampu dan efektif untuk menjadi penghafal (mungkin karena faktor U hehe), tentunya kita berharap bahwa anak kita bisa menjadi hafidz/hafidzah. Aamiin.
Dalam mewujudkan impian untuk ‘menjadikan’ anak salih salihah yang tak sekadar hafal qur’an, tetapi juga memiliki akhlak Al qur’an, artinya sebagai orangtua kita harus mengupayakan dengan doa dan ikhtiar yang panjang. Sebab tak ada cara instan. Semua membutuhkan proses. Saya sering menemukan dalam sebuah buku bahwa pendidikan anak dimulai dari saat pencarian jodoh. Sebab anak berhak untuk memiliki ayah dan ibu yang solih/ah dan cerdas. Baru setelah menikah dan terjadi kehamilan, pendidikan selanjutnya adalah di dalam kandungan. Setelah si bayi lahir, pendidikan itu terus berlangsung hingga meninggal. Never-ending-chain dalam belajar ya. Pada suatu kesempatan, perumahan kami kedatangan tamu yaitu ustadz Irf…

Resensi Buku 'Andai Aku Jalan Kaki, Masihkah Kamu Selalu Ada Untukku?' @Buletin Pustaka

Resensi Novel MAHSI: Belajar Bijak Mengelola Cinta